Trik Cara Mudah Menambah Ruang Penyimpanan di Smartphone Android

Trik Cara Mudah Menambah Ruang Penyimpanan di Smartphone Android.Kebanyakan smartphone Android memiliki ruang penyimpanan yang cukup terbatas. Karena dari itu, dibutuhkan ruang tambahan untuk menyimpan dokumen, aplikasi, atau game, dalam jumlah yang cukup besar juga.

Oleh karena itu, kartu MicroSD (kartu memori) atau SD Card menjadi solusi untuk penyimpanan tambahan apabila smartphone kamu memiliki slotnya.

akan sangat memberikan cara yang dapat dilakukan untuk menggunakan kartu memori SD Card sebagai media penyimpanan internal tambahan untuk gadget Android kalian,

Namun perlu kalian ingat, cara ini di rekomendasikan khusus bagi pengguna Android 9 Pie.

1.Cara pertama yang dapat kalian lakukan, adalah dengan memasukkan memori microSD ke dalam slot di smartphone kalian. Lalu, setelah muncul notifikasi SD Card, klik “set up”.

2. Pilih penyimpanan internal versi yang lama. Caranya, buka Settings -> klik Storage -> Setelah itu tap pilihan Card atau kartu -> Klik tombol menu -> Selanjutnya, pilih pengaturan penyimpanan -> Klik format as internal.

3. Berikutnya, Klik format SD card atau eraser and format. Cara ini dapat menghapus kartu SD kamu.

4. Apabila kamu memiliki smartphone versi Android 9 Pie, kamu dapat memindahkan aplikasi ke SD Card. Caranya, tekan move content untuk memindahkan dokumen sampai selesai.

Sekadar informasi saja, fitur ini sering disebut adoptable storage di mana kartu yang tersimpan dalam smartphone akan menjadi memori internal yang permanen.

Jangan khawaitr dan cemas, kartu memori microSD yang bisa dienskripsi sehingga keamanannya sangat terjamin.

Android Pie Belum Muncul di Daftar Distribusi OS

Google akan kembali merilis data distribusi OS Android. Berdasarkan data baru, Android 9 Pie masih belum berjejer di daftar distribusi OS tersebut.

Oreo merupakan versi Android kedua yang kini sedang paling banyak digunakan dengan total 21,5 persen perangkat. Jumlahnya naik 2,3 persen dibandingkan satu bulan yang lalu.

Marshmallow tergeser satu peringkat ke peringkat ke tiga dengan porsi 21,3 persen. Sementara Nougat sebagai versi Android 2016 mendominasi dengan distribusi sebesar 28,2 persen, tapi mengalami penurunan yang cukup sangat besar dari 29,3 persen pada bulan yang lalu.

Android Lollipop berada di posisi ke empat dengan 17,9 persen dan KitKat menutup peringkat ke lima besar dengan 7,6 persen.

Selanjutnya, OS Android Jelly Bean masih berjalan pada 3 persen smartphone Android, Ice Cream Sandwich 0,3 persen, dan Gingerbread 0,2 persen.

Data baru ini telah dikumpulkan selama tujuh hari, yang telah berakhir pada 26 Oktober 2018. Versi Android distribusi kurang dari 0,1 persen tidak ditampilkan dalam laporan ini.

Android 9 Pie tidak ada berada dalam daftar, disebabkan belum begitu banyak vendor smartphone merilis pembaruan ke OS tersebut.

Distribusi Android per September 2018

Adapun juga berdasarkan data bulan lalu, Android Nougat memimpin dengan 29,3 persen pangsa pasar. Namun jumlahnya menurun dibandingkan sebelumnya, yakni 30,8 persen.

Selanjutnya, Android Marshmallow dengan 21,6 persen pasar dan Oreo menutup posisi ke tiga besar dengan 19,2 persen.

Posisi ke lima besar lainnya ditempati oleh Android Lollipop gabungan versi 5.0 dan 5.1 dengan 18,3 persen dan KitKat 4.4 sebesar 7,8 persen pasar.

Android Jelly Bean kala itu yang memiliki 3,2 persen pangsa pasar, serta Ice Cream Sandwich dan Gingerbread di posisi yang sama dengan 0,3 persen.

Data ini dikumpulkan dalam waktu tujuh hari yang berakhir pada 28 September 2018 kemarin. Google tidak akan menampilkan versi Android dengan angka distribusi di bawah 0,1 persen.

About Amir MS