TEKONOLGI 5G SIAP DILUNCURKAN 2019 MENDATANG

Teknologi 5G sudah akan tiba. Qualcomm baru-baru ini mengumumkan 5G akan diluncurkan secara komersial pada 2019.

Untuk uji cobanya sendiri, Qualcomm akan mengikutsertakan 18 operator mobile dari berbagai negara yang siap menguji jaringan 5G menggunakan Qualcomm’s X50 5G modem.

Nama-nama kuat seperti AT&T, British Telecom, China Mobile, Deutsche Telekom, LG Uplus, NTT Docomo, dan Verizon Wireless, adalah beberapa dari yang turut berpartisipasi menguji teknologi 5G dengan modem Qualcomm yang dimulai pada 2018 ini.

Engadget pada laporannya, mencatat Apple tidak turut berpartisipasi karena sedang mempunyai masalah hukum dengan Qualcomm. Huawei yang sedang mengembangkan chip mereka sendiri, juga akan absen.

Perusahaan-perusahaan elektronik terkenal di Asia juga mendukung pengembangan 5G yang dilakukan Qualcomm. Di antaranya ada Asus, HTC, LG, Oppo, Sony Mobile, Vivo, Xiaomi, ZTE, dan Samsung.

Senior Vice President Government Affairs Qualcomm Susie Armstrong menyarankan agar Indonesia mulai bersiap menyongsong kehadiran teknologi anyar ini. Terlebih, 5G akan menjadi salah satu faktor pendukung penerapan Internet of Things (IoT).

“IOT membutuhkan 5G dan untuk menjalankan teknologi baru itu (5G) sebenarnya tak membutuhkan alat yang canggih,” tuturnya usai ditemui dari acara seminar yang diselenggarakan Qualcomm beberapa waktu lalu.

Salah satu persiapan yang perlu dilakukan Indonesia adalah para tenaga ahli. Menurut Armstrong, negara ini masih membutuhkan lebih banyak insinyur untuk mengembangkan teknologi 5G.

“Namun masalah ini sebenarnya tak hanya dihadapi Indonesia. Negara Amerika Serikat sekali pun sebenarnya mengalami hal yang sama,” ujarnya.

Pemerintah lewat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) juga merencanakan uji coba 5G di turnamen Asian Games 2018 yang akan diadakan pada Agustus mendatang.

Disampaikan Menkominfo Rudiantara, teknologi 5G yang akan diuji di Asian Games 2018 bukanlah seperti teknologi 5G yang akan digunakan di Olimpiade 2020 di Jepang.

“Teknologi ini merupakann uji coba 5G fix wireless dengan kecepatan melesat dan bisa tembus 100 Mbps,” ujar pria yang akrab disapa Chief RA tersebut.

Untuk bisa merealisasikan rencana tersebut, Menkominfo membuka kesempatan bagi siapa pun untuk menguji coba 5G. Panduannya sendiri merujuk pada Peraturan Menteri Kominfo nomor 5 .

Menurut Country Manager Qualcomm Indonesia Shannedy Ong, teknologi 5G memang sudah rampung. Walau demikian, ia tidak bisa memastikan kapan teknologi ini bisa diadopsi di Tanah Air.

“Kalau diminta pendapat dari Qualcomm, sepertinya belum ada rencana solid (kapan) 5G bisa digunakan di sini. Yang kita dengar 5G itu sudah hampir difinalisasi di sini, mungkin trial-nya tahun ini,” kata Shannedy di gelaran Qualcomm Media New Year Gathering yang diadakan di restoran Kila Kila, belum lama ini.

Ia menilai pemerintah harus memenuhi sejumlah upaya untuk mengadopsi 5G, seperti inovasi, kolaborasi, dan regulasi.

Qualcomm mengumumkan perluasan kerja sama dengan Samsung sebagai mitra teknologi. Hal ini disampaikan Qualcomm dalam sebuah pernyataan resmi.

Dilansir GSM Arena. Qualcomm dan Samsung telah menandatangani perjanjian strategis untuk beberapa tahun ke depan terkait berbagai bidang teknologi perangkat mobile. CEO Qualcomm, Steve Mollenkopf, menyambut baik kerja sama ini.

“Kami sangat menikmati kerja sama yang kuat dengan Samsung selama bertahun-tahun. Kami senang bisa memperkuat dan memperluas kerja sama kami melalui perjanjian lisensi silang, bersama dengan hubungan kami yang terus berlanjut sebagai penyuplai produk kunci untuk Samsung,” ungkap Mollenkopf.

Perjanjian ini mencakup berbagai smartphone seperti perangkat Galaxy terbaru dan peralatan infrastruktur.

Samsung juga akan menarik keterlibatannya dalam persidangan Qualcomm melawan Korean Free trade Commission dengan denda sekitar US$ 963 juta atas kasus praktik bisnis yang tidak adil.

Adapun Qualcomm dan Samsung tidak mengungkapkan rincian kerja sama mereka. Namun, kerja sama itu juga akan mencakup transisi ke 5G.

Ini Kata Bos Qualcomm Indonesia
Teknologi mobile generasi kelima ini dikabarkan akan siap digunakan pada 2020. Namun, beberapa negara maju sudah lebih dulu mengujinya, bahkan akan menggunakan 5G sebelum 2020. Melihat kesiapan negara-negara ini soal implementasi 5G, bagaimana dengan Indonesia?

Menurut Country Manager Qualcomm Indonesia Shannedy Ong, teknologi 5G memang sudah rampung. Namun demikian, ia tidak bisa memastikan kapan teknologi ini bisa dipakai di Tanah Air.

“Kalau diminta pendapat dari Qualcomm, sepertinya belum ada rencana kapan 5G bisa digunakan di sini. Yang kita dengar 5G itu sudah hampir difinalisasi di sini, mungkin trial-nya tahun ini,” kata Shannedy di gelaran Qualcomm Media New Year Gathering yang diadakan di restoran Kila Kila, Jakarta, Rabu (24/1/2018).

Butuh Berbagai Upaya

Shannedy menilai pemerintah harus memenuhi sejumlah upaya untuk mengadopsi 5G, seperti inovasi, kolaborasi dan regulasi. “Jadi memang sudah tersedia, tetapi masih banyak kompleksitas dan persyaratan yang harus di-address sama pemerintah,” ungkapnya.

Sebelumnya, pemerintah lewat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) sudah Terlebih dulu merencanakan uji coba 5G di turnamen Asian Games 2018 pada Agustus mendatang.

Disampaikan Menkominfo Rudiantara, teknologi 5G yang akan diuji di Asian Games 2018 bukanlah seperti teknologi 5G yang akan digunakan di Olimpiade 2020 di Jepang.

“Teknologi ini merupakann uji coba 5G fix wireless dengan kecepatan super kencang dan bisa tembus 100 Mbps,” ujar pria yang karib disapa Chief RA tersebut.

Untuk bisa merealisasikan rencana tersebut, Menkominfo membuka kesempatan bagi siapa pun untuk menguji coba 5G. Panduannya sendiri merujuk pada Peraturan Menteri Kominfo nomor 5 2016.

Course:Liputan 6

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.