Peringatan Penipuan atas nama Pekerjaan BPJS

Peringatan Penipuan atas nama Pekerjaan BPJS

Badan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BPJS) menyerukan kepada orang-orang, terutama para pekerja dan manajer perusahaan untuk menyadari proliferasi aplikasi, media sosial dan e-mail palsu atas nama Pekerjaan BPJS yang bertujuan untuk menipu dan menipu publik.

“Kami mengembangkan banyak saluran untuk memfasilitasi pengiriman informasi dan layanan, tetapi orang-orang tidak terbiasa bertanggung jawab atas hal-hal negatif dengan membuat hal-hal yang serupa tapi palsu,” kata Direktur Perencanaan Strategis dan Teknologi Informasi, BPJS Ketenagakerjaan, Sumarjono, seperti dikutip oleh Antara. pada Senin (8/10/2018).

Teknologi adalah sarana utama untuk memfasilitasi kehidupan masyarakat dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Sumarjono mengatakan bahwa manfaat sentuhan jari juga dirasakan oleh pekerja Indonesia karena BPJS Ketenagakerjaan juga mencoba mengoptimalkan teknologi.

Optimasi teknologi, menurut Sumarjono, dilakukan untuk memfasilitasi pengiriman informasi dan layanan, termasuk melalui aplikasi BPJSTKU, media sosial (media sosial), dan pengiriman email resmi.

“Kami telah mengembangkan banyak saluran untuk memfasilitasi layanan dan penyampaian informasi. Seperti BPJSTKU, ini adalah aplikasi mobile berbasis Android untuk memudahkan peserta untuk memeriksa saldo Jaminan Hari Tua (JHT), mengajukan klaim dan mendaftar secara online, dan lainnya layanan informasi, “jelasnya.

Namun, katanya, semua fasilitas teknologi dari BPJS Ketenagakerjaan banyak digunakan oleh individu yang tidak bertanggung jawab atas hal-hal negatif.

“Misalnya, ada banyak aplikasi palsu seperti BPJSTKU di Google Playstore yang perlu diawasi. Ada sejumlah aplikasi palsu atas nama BPJS Ketenagakerjaan seperti Ku BPJS, JHT On Line Balance, Ethical Faith, dan lainnya,” Kata Sumarjono.

Banyak akun media sosial

Selain itu, menurut Sumarjono, ada juga akun media sosial yang menawarkan layanan untuk menyalurkan JHT dan e-mail yang beredar langsung ke publik dengan informasi yang menyesatkan atas nama Pekerjaan BPJS.

Sumarjono menegaskan bahwa aplikasi, media sosial dan email palsu di atas dicurigai sebagai salah satu cara curang untuk mencuri dan memanipulasi data.

“Orang perlu waspada dengan aplikasi palsu, akun media sosial dan email palsu, karena mereka sering meminta data pribadi sebagai dalih untuk verifikasi, bahkan meminta pembayaran sejumlah uang”, jelasnya.

Sumarjono menjelaskan, saluran teknologi resmi untuk informasi dan layanan yang dimiliki oleh BPJS Ketenagakerjaan adalah sebagai berikut:

1. Aplikasi Seluler: BPJSTKU

2. Situs web: www.bpjsketenagakerjaan.go.id

3. Sosmed: – Facebook: Pekerjaan BPJS

– Instagram: pekerjaan

– Twitter: @bpjstkinfo – YouTube: Pekerjaan BPJS dan Berita BPJSTK

4. Contact Center: 1500910 5. Email: @ bpjsketenagakerjaan.go.id

“Kami berharap masyarakat hanya akan menggunakan atau mempercayai informasi dari saluran resmi. Kami juga mendesak agar mereka segera menghubungi saluran resmi layanan Ketenagakerjaan BPJS jika ditemukan hal-hal yang mencurigakan, terutama yang berkaitan dengan data pribadi peserta,” kata Sumarjono. .

Khusus untuk aplikasi BPJSTKU, Sumarjono menyatakan, akan terus berupaya meningkatkan kapasitas layanan dan keamanannya, melalui pembaruan ke versi terbaru.

“Para peserta yang merasa mereka masih terkendala dalam menggunakan aplikasi BPJSTKU dapat mengunduhnya lagi melalui Playstore untuk mendapatkan kemudahan layanan digital oleh BPJS Ketenagakerjaan,” jelas Sumarjono.

Untuk pengguna iOS, mereka dapat mengakses data mereka sementara melalui aplikasi berbasis situs di www.sso.bpjsketenagakerjaan. go.id.