Pengguna Gmail iOS Kini Bisa Satukan Semua di Inbox Akun

Pengguna Gmail iOS Kini Bisa Satukan Semua di Inbox Akun.Google terus memperbarui sistem fitur terbaru untuk berbagai layanannya, termasuk Gmail.

Layanan email milik Google ini, baru saja akan hadir dengan pembaruan yang sangat memudahkan oleh para pengguna iOS.
pengguna kini bisa menikmati fitur yang bernama unified inbox yang kemungkinkan mereka, mengakses seluruh email dari seluruh inbox akun mereka. Pembaruan ini bakal diterbitkan dalam beberapa minggu yang mendatang.

Sebatas informasi, fitur ini memang sudah sangat dulu tersedia untuk para pengguna Android.

Jika sudah dapat versi Gmail terbaru, pengguna ini bisa memanfaatkan fitur baru dengan bisa membuka Gmail, dengan pilihan tampilan “All Inbox” yang berletak di sisi sebelah kiri.

Selanjutnya, akan tampil email dari beberapa akun Gmail sekaligus.

Meskipun fitur All Inboxes tampil dalam satu inbox ini, akan tetapi email tersebut tetap terpisah ke masing-masing akun Gmail penggunanya.

Jumlah pengguna aktif Gmail terus mengalami pertumbuhan yang segnifikan. Berdasarkan data terbaru yang diberitahukan di Twitter, jumlah si pengguna aktifnya kini telah mencapai 1,5 miliar pengguna.
total semua pengguna aktif Gmail mengalami peningkatan 33 persen pertumbuhan dari satu miliar pada Februari 2016.

Pencapian ini kian menguatkan posisi Gmail sebagai salah satu layanan email sangat populer. notifikasi, biasanya sejumlah orang ini memiliki beberapa akun Gmail.

Gmail memulai layanannya di desktop pada bulan April 2004 sebagai versi beta cukup terbatas. Titel beta sendiri berakhir pada tahun 2009.

Versi java kini tersedia untuk pengguna ponsel pada 2006. Pada 2012, Gmail memiliki 425 juta pengguna aktif, kemudian jumlahnya kini naik dua kali lipat menjadi 900 juta pengguna pada 2015.

Seiring berjalannya waktu jumlah pengguna akif mengalami peningkatan. Untuk merayakan pencapaian 1,5 miliar pengguna aktif, Google menyampaikan ucapan terima kasih melalui akun Twitter.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semuanya. Love, tim Gmail,” demikian keterangan yang tertulis di akun Twitter Gmail.

Google Mengakui Masih Izinkan Pihak Ketiga Integrasikan Layanan bersama Gmail

Google beberapa waktu lalu memberitahukan pengakuan penting terkait layanan Gmail miliknya ini. Raksasa internet ini mengungkapan masih memungkinkan mengembangkan pihak ketiga untuk mengintegrasikan layanannya dengan bersama Gmail.

Beberapa aplikasi yang biasa memanfaatkan hal ini adalah perencanaan proses perjalanan dan sistem manajemen khusus.

“Pengembang dapat membaginya datanya ke pihak ketiga selama mereka transparan bersama para pengguna dengan cara pemanfaatan data tersebut,” ujar VP of Public Policy and Government Affairs untuk Amerika di Google, Susan Molinari,
Pernyataan ini tersebut disampaikan Google dalam bentuk surat untuk para senator yang berada di Amerika Serikat. Google juga memastikan bahwa aturan soal privasi ini dapat diakses oleh para pengguna sebagai bahan pertimbangan.

“Pengguna juga dapat melihat atau menghapus akses aplikasi ini lewat laman Google Account-nya. Atau, mereka dapat memilih untuk tidak mengunduh aplikasi tersebut ini sama sekali,” ujar Molinari.

Google pun akan dengan tegas akan menindak aplikasi yang tidak memberi kejelasan mengenai pemakaian data pengguna ini. Salah satunya adalah menonaktifkan aplikasi tersebut itu.

Surat pada senator soal Gmail ini sendiri sebenarnya sudah muncul usai pemerintah Amerika Serikat menaruh perhatian pada data privasi pengguna yang ada pada di layanan online. Tak hanya Google, komite senat juga mempertanyakan hal tersebut ini ke Apple dan Twitter juga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.