Miras Di Pangandaran Ditargetkan Hilang Tahun Ini

Tahun ini Miras Di Pangandaran Ditargetkan Hilang – Ormas islam yang tergabung dalam FPUIP ( Forum Peduli Umat Islam Pangandaran) Beraudiensi dengan H Jeje Wiradinata , Bupati Pangandaran. Untuk Menanyakan Proses pembentukan perda dan pengendalian Miras.

Ketua FPUIP Nana Nasirin Mengatakan usulan mengenai pengendalian peredaran miras di pangandaran sudah sejak dua setengah tahun lalu telah dilayangnkan.

“Kita datang kesini untuk menanyakan hasil dari usulan kepada pak bupati, alhamdulilah jawabanya memuaskan hari ini, mudah- mudahan cepat di selesaikan perda itu.” Selasa 28/8/2018.

Diharapkan warga masyarakat pangandaran dapat dijauhkan dari bahaya minuman keras terutama untuk anak-anak, setelah perda itu di buat.

”Kalau sekarang mendapatkan minuman keras masih sangat mudah jadi diharapkan penjualannya di tempat tempat tertentu saja, dan harus jauh dari jangkauan masyarakat.”

Jangan dampai terlihat masyarakat meminum miras terlihat di pinggir – pinggir jalan walaupun daerah pangandaran merupakan salah satu daerah kunjungan wisata.

”Apalagi anak – anak Jangan sampai terlihat minum miras di pinggir jalan” .

Bupati pangandaran sudah respect mengenai hal tersebut, bahkan setelah dilantik bupati pangandaran pernah mengumpulkan tokoh masyarakat dan alim ulama untuk membahas masalah Miras di pangandaran.

”Karena mungkin lupa saya ingatkan saat itu pembahasanya sudah sangat kumplit akan tetapi pelaksanaan nya belum terlaksana.” ucapnya.

“Perda pengendalian dan peredaran miras di pangandaran sudah masuk tahap kajian akademis “ucap Anggota Komisi I DPRD Pangandaran Solehudin.

”Tahapan pembahasan Akan masuk pansus yang terdiri dari pemerintah kabupaten  dan DPRD, jika tahapan kajian nya selesai nanti” jelasnya.

Target untuk perda tentang pengendalian peredaran miras setelah Evaluasi Gubernur dilakukan ditargetkan selesai tahun ini.

”Sudah tidak ada hambatan lagi menurut saya apalagi hal ini sudah di programkan sejak tahun 2017 ” ucapnya.